Ketika Jatuh Cinta Membuatmu Merasa Tidak Sempurna


Halo, Assalamu’alaikum. Choco Banana comeback nih, readers! Pada nunggu postingan di blog ini ya? Ehehe maafin adminnya yang lagi sibuk ngerjain TA yaa, karena sehari nunda TA sama dengan sehari nunda nikah. Eh emang udah ada calonnya? Ya belum sih :(
Postingan kali ini bahas tentang cinta-cintaan spesial buat ukhti-ukhti nih, tapi kalo ada akhi-akhi ganteng yang mau baca juga boleh kok. Happy reading! Jangan lupa komen ya, tapi yang bagus-bagus aja komennya wkwk.


Pernah nggak sih kamu merasa kalo orang lain lebih sempurna dari kamu? Kamu merasa hidup mereka selalu bahagia karena paras mereka yang rupawan, harta mereka yang sangat berkecukupan, keluarga mereka yang terpandang dan berpendidikan, terlihat sempurna dari segi mana pun sedangkan kamu enggak. Kamu merasa minder dengan apa yang kamu punya. Lalu kamu berusaha keras untuk menjadi seperti mereka. Kulit kurang cerah dikit ngeluh, hidung kurang mancung dikit ngeluh, alis kurang tebel dikit ngeluh, bulu mata kurang panjang dikit ngeluh, bibir kurang merona dikit ngeluh, gendut dikit geluh, pendek dikit ngeluh. Seolah-olah kekurangan cuma ada pada kamu seorang. Segala daya upaya kamu lakukan untuk mengubah sesuatu yang telah diciptakan padamu. Sadar nggak kalo kamu sedang diperbudak duniawi?

Pernah nggak sih kamu mikir kalo semua yang ada pada kamu itu menyimpan hikmah di baliknya? Kalo kamu merasa kurang cantik, oh mungkin Allah sedang menghindarkanmu dari dosa pacaran. Kalo kamu merasa kurang berkecukupan, oh mungkin Allah sedang mengajarimu arti dari kesederhanaan. Kalo kamu merasa keluargamu kurang terpandang, oh mungkin kamu lah yang dikirim oleh Allah untuk mengangkat derajat keluargamu. Semuanya tergantung bagaimana kamu mensyukurinya.

Sebagai seorang wanita, tentu beberapa hal tadi yang membuat kamu khawatir dalam penantianmu menuju jodohmu. Khawatir karena menurutmu akan lebih mudah menemukan jodoh jika kamu cantik, kaya dan terpandang. Apalagi seseorang yang kamu suka adalah dia yang sempurna, menurutmu. Kesempurnaannya membuatmu jadi memandang rendah dirimu sendiri, merasa kamu bukanlah seseorang yang pantas untuknya, lalu menyerah sebelum berperang. Jika dalam kesempurnaanya ada kesholehan, maka dia pasti tahu tentang hadist ini.

“Wanita biasanya dinikahi karena empat hal; karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang bagus agamanya (keislamannya). Kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.” (HR. Bukhari-Muslim)


Jadi kalo kamu merasa kurang cantik, kurang kaya dan bukan dari keluarga terpandang, maka jadi sholehah adalah mutlak untukmu. Kenapa? Karena laki-laki sholeh nggak akan memandang kamu dari kecantikanmu, hartamu dan kedudukanmu.

Kesholehahan seorang wanita dimulai dengan mencintai diri sendiri. Love yourself first. Hilangkan pandangan buruk terhadap dirimu sendiri dan terima dirimu apa adanya. Jangan pernah menuntut kesempurnaan, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah semata. Orang yang baik lahir dari pikiran yang baik. Yang terpenting adalah bagaimana pun keadaanmu saat ini, kamu harus tetap bermanfaat untuk orang lain.

Bersyukur atas semua yang kamu miliki saat ini. Percaya bahwa semua yang ada padamu adalah ketetapan yang terbaik dari-Nya. Ketika kamu bisa mencintai dirimu sendiri, maka kamu akan bisa mencintai orang lain dengan cara yang benar dan membuat orang lain juga mencintaimu selayaknya kamu mencintainya.

Jika pun kesholehahan sudah kamu tanamkan pada jiwamu, kamu pasti mengerti bahwa Allah akan cemburu jika hamba-Nya berharap kepada selain-Nya. Dan yang akan kamu lakukan adalah menyerahkan rasamu pada Dia, sang Maha pembolak-balik hati manusia. Keikhlasanmu pasti akan mengikuti langkahmu dalam ketaatan. Tinggal lah kamu memilih ingin menjadi seperti Fathimah yang mencintai dalam diam, atau Khadijah yang datang untuk menyatakan rasa.

***

Duh kok aku baper sih, udah ya segini aja. Dikit banget nggak sih? Gapapa ya, readers? Next time bikin postingan tentang traveling ae lah capek cinta-cintaan mulu. Tetep tungguin postingan Choco Banana yaa. Alhamdulillah kalo mau komen, share, sekalian promosiin biar nambah viewersnya wkwk. Wassalamu’alaikum :)

P.s. : Makasih yang udah ngasih fotonya buat Choco Banana, blogku hampa tanpamu guys :')

Komentar

  1. Udah yakin aja, kalo kamu masih pacaran, tandanya kamu belum yakin

    BalasHapus
  2. Waaaa mba lil :*:*:*

    Postingannya berfaedah banget, cocok buat buka pas bulan puasa :')

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Regards

Tatkala Pacar Berhijrah

Hidayah Itu Mahal